Berbagai Perusahaan Cage-Free System Meningkatkan Keamanan Pangan

Sistem peternakan unggas tanpa sangkar (Cage-Free System, CFS) belakangan ini terus menjadi tren, menyusul isu-isu tentang kesejahteraan hewan.

Berbagai produsen penyedia peralatan CFS terus melakukan perbaikan untuk menurunkan risiko keamanan pangan yang mungkin berkaitan dengan telur yang dihasilkan. Dikutip dari Watt Poultry, Egg Industry Insight telah melakukan survei terhadap 5 perusahaan peralatan CFS.

Survei dilakukan untuk mengetahui bagaimana produk yang mereka hasilkan dapat membantu memastikan telur hasil CFS aman untuk dikonsumsi.

Big Dutchman Fokus Pada Perbaikan Sistem Pemisahan Telur Bersih Dan Kotor

Big Dutchman

Big Dutchman adalah salah satu perusahaan unggas terbesar di dunia. Bernd Heidkamp, System Manager Alternative Layer Management Big Dutchman memastikan, tidak ada kontak antara telur bersih yang diletakkan di sarang dengan telur rusak atau kotor yang diletakkan pada area lain.

Telur merupakan produk utama dari perusahaan ayam petelur. Produk ini menjangkau hingga ke tangan konsumen secara langsung tanpa adanya proses pengolahan terlebih dahulu. Oleh karena itu, produsen telur sudah semestinya melakukan pemilahan telur sejak dari kandang dan hanya mengirimkan telur yang sempurna.

Salmet Fokus Pada Bagaimana Peralatan Diproduksi

Salmet

Salmet telah memiliki pengalaman puluhan tahun dalam bidang peralatan ternak unggas. Berdasarkan keterangan Mari van Gruijthuijsen, Direktur Penjualan dan Pemasaran Salmet, keamanan pangan berkaitan dengan manajemen. Oleh karena itu, produsen bertugas untuk menciptakan sistem yang memiliki risiko terendah adanya ayam bertelur di lantai.

Menghindari telur yang salah taruh (misalnya bertelur di lantai) merupakan tantangan yang besar. Sehingga harus dioptimalkan agar ayam bertelur pada sarang otomatis yang telah disediakan.

Selain desain sistem, hal lain yang perlu diperhatikan untuk mendukung keamanan pangan adalah manajemen, ventilasi, kondisi ternak dan praktek pemeliharaan yang tepat.

Texha Mengoptimalkan Pengumpulan Telur dan Waktu Bertelur

Texha

Sistem pengumpulan telur yang dibangun Texha memiliki fitur berbasis lift atau berbasis elevator untuk memastikan telur dikumpulkan tanpa adanya kerusakan. Selain itu, sarang telah dilengkapi dengan pendorong yang membuka dan menutup sarang sesuai dengan pengaturan waktu tertentu.

Ayam akan bertelur sesuai dengan jadwal dan kemudian meninggalkan sarang. Bagian bawah sarang didesain miring dengan adanya rumput buatan untuk memastikan telur akan bergulir dan tidak dapat dipatuk oleh ayam maupun terkena kontaminasi.

Inna Volkova, Head of Marketing Texha menjelaskan bahwa sistem dapat diprogram sesuai dengan jadwal dan kecepatan operasi. Telur hanya akan bersentuhan dengan elemen sistem pengumpulan telur sehingga tetap bersih dan utuh.

Sistem yang mereka bangun juga tidak menyediakan tempat tidur tetapi menyiapkan sistem pembuangan kotoran yang efisien sehingga memiliki tingkat kebersihan tinggi.

Jansen Poultry Fokus pada Sistem Pemberian Pakan

Jansen Poultry

Setiap hari, tempat pakan dimulai degan kondisi yang bersih dan kosong merupakan hal yang penting. Selain itu, bagian bagian yang bersentuhan dengan pakan tidak boleh terkontaminasi oleh pelumas atau zat lain dari peralatan. Sistem manajemen pemberian pakan ini menjadi fokus dari Jansen Poultry.

Ariën Verbeek, Poultry Specialist dari Jansen poultry menjelaskan bahwa sistem pemberian pakan yang baik akan memastikan distribusi pakan yang merata sehingga semua ternak memiliki akses ke pakan dan menghabiskannya. Sistem pakan juga harus ditutup semaksimal mungkin untuk mencegah hama dan polusi.

Hellman Berkonsentrasi pada Penyesuaian Struktur Sistem Agar Ternak Bersih dan Jauh dari Kotoran

Sistem konvensional atau kandang baterai dapat membuat keamanan pangan dan kualitas udara yang baik secara mudah karena adanya pemisahan ternak dengan tempat kotoran. Pada sistem CFS, Hellman merancang sistem yang meminimalisir kontak antara burung dengan kotoran dengan membuat tempat bertengger, wadah pakan dan wadah minum di atas wadah kotoran, sehingga ternak didorong untuk membuang kotoran di tempat yang tepat. Penempatan tempat bertengger juga dioptimalkan agar pembuangan kotoran dapat sesuai dengan harapan.

Disarikan dari https://www.wattagnet.com/articles/44283-cage-free-system-manufacturers-are-mindful-of-food-safety

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.