Kemitraan Terus Lanjut, Meski Permentan 26/2017 tentang Penyediaan dan Peredaran Susu telah Direvisi


Rubrik: dari_kampus | 2018-11-03


Walaupun terjadi perubahan Permentan 26/2017 menjadi Permentan 33 Tahun 2018 tentang Penyediaan dan Peredaran Susu, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menegaskan bahwa Pemerintah tetap akan terus mendukung dan fokus terhadap pemberdayaan peternak sapi perah.  

Pemerintah akan terus berusaha keras dan mengupayakan agar kemitraan yang saling menguntungkan tetap berjalan dengan mengacu pada berbagai regulasi yang berlaku dan dukungan dari stakeholders yang peduli pada para peternak,î kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita saat acara Sosialisasi Revisi Permentan No. 26 Tahun 2017 tentang Penyediaan dan Peredaran Susu Segar Dalam Negeri, yang dilaksanakan pada hari ini Senin tanggal 20 Agustus 2018 di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, Wemmi Niamawati Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur menyampaikan, populasi sapi perah di provinsinya saat ini mencapai 275.675  ekor (51% berkontribusi terhadap nasional). Sedangkan produksi susu 498 ribu ton (54% kontribusi terhadap nasional) dengan 85% produksinya grade A (memenuhi standar SNI). Jumlah koperasi peternak sapi perah sebanyak 65 dan yang tergabung dalam wadah GKSI (Gabungan Koperasi Indonesia) sebanyak 52. Jumlah Tempat Penampungan Susu (TPS) sebanyak 301 unit, dimana 216 telah dilengkapi cooling unit, sedangkan jumlah Industri Pengolahan Susu (IPS) sebanyak 5 perusahaan.

Perwakilan dari IPS yang hadir menyampaikan bahwa mereka tetap akan berkomitmen untuk mendukung kemitraan dengan peternak melalui pembinaan dan pengembangan. Menurut mereka, Susu dari peternak bisa diserap asal kualitas susu terjaga. Menurut Rudi dari PT. Nestle, saat ini produksi Jawa Timur sudah meningkat 3 kali lipat produksi susu Jawa Barat. 

ìPerubahan tersebut dapat dilihat dari 3 indikator yaitu: pertumbuhan produksi total, peningkatan produksivitas dan meningkatnya skala usaha peternak,î ucapnya. Sedangkan perwakilan dari Indolacto menyampiakan, selama ini perusahaanya tidak hanya menyerap susu dalam negeri, tetapi juga membantu peternak sapi perah dalam menjaga kualtias susu yang dihasilkan dari hulu sampai hilir.

sumber: ditjen pkh | editor: david

Artikel Lainnya

  • Feb 12, 2019

    ISPI Silaturahmi dengan Direktur BRI

    Pengurus Besar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI) menjalin silaturahmi dengan Direktur Mikro dan Kecil Bank Rakyat Indonesia (BRI), Priyastomo didampingi Executive Vice President BRI, Sutadi Prayitno. ...

  • Feb 11, 2019

    PERAN, POTENSI DAN TANTANGAN PERSUSUAN INDONESIA

    Pembangunan peternakan di Indonesia sangat penting, karena peranannya yang vital dalam peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) bangsa di era global sekarang ini. Ini terkait dengan komposisi dan kualitas produk peternakan yang prima, utamanya untuk kecerdasan dan vitalitas SDM, dalam menyongsong kompetisi dengan bangsa lain. ...

  • Jan 30, 2019

    DOKAWB Solusi Penuhi Pasokan Bibit

    Pembibitan sejak dulu menjadi problematika tersendiri bagi sub sektor peternakan. Tidak hanya di ternak sapi, unggas dan doka (domba kambing) juga mengalami masalah yang sama. Ketersediaan pasokan bibit telah membuat sebagian pelaku peternakan mengalami kegusaran, karena tidak hanya pasokan melainkan juga sisi harga.  ...

  • Jan 28, 2019

    Paduan Suara Kementan RI Nyanyikan Mars ISPI

    Mars Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) berkumandang dalam sesi pembukaan acara pelantikan Pengurus Besar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI) di Gedung Pusat Informasi Agribisnis (PIA) Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI di Kawasan Ragunan Jakarta pada 23 Januari 2019 lalu. ...

  • Jan 27, 2019

    Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia siap dukung pembangunan peternakan nasional

    JAKARTA, 23 Januari 2019 – Pengurus Besar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) periode 2018-2022 resmi dilantik Rabu (23/1). Acara pelantikan dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian RI, diantaranya Sekretaris Jenderal Kementan, Syukur Iwantoro, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan, Sugiono serta kalangan dunia peternakan lainnya. ...