UNS dan PB-ISPI gelar General Assembly ICLiTE-1 dan RnD Exchange

Program Magister, Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian (FP), Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Pengurus Besar Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (PB-ISPI) menggelar General Assembly The 1st Internasional Conference on Livestock in Tropical Environment (ICLiTE-1), Selasa dan Rabu (1-2 September 2021). Selain itu, sebuah satellite event bertajuk RnD Exchange : Forum Diskusi Industri, Praktisi dan Akademisi diselenggarakan sebagai rangkaian kegiatan.

ICLiTE-1 diselenggarakan dengan 2 metode, yaitu sesi general assembly dan parallel show. Sesi general assembly digelar melalui platform Zoom dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube ICLiTE Conference. Sejumlah pembicara dari berbagai negara hadir pada konferensi ini. Mereka adalah Prof. Heather Burrow (University of New England, Australia), Prof. I Gede Suparta Budisatria (Universitas Gadjah Mada, Indonesia), Dr. Elham Assadi Soumeh (The University of Queensland, Australia), Dr. David Cavero Pintado (H&N Internasional, Jerman), Prof. Sutarno (Universitas Sebelas Maret, Indonesia), Gustavo Monaco (ABEG, Brazil) dan Dr Rochadi Tawaf (Universitas Padjadjaran, Indonesia).

Wellcome address oleh Prof Samanhudi

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Prof. Dr. Ir. Samanhudi, SP., M.Si., IPM., ASEAN Eng. selaku dekan FP UNS yang memberikan wellcome address dan Prof. Ahmad Yunus selaku Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan yang hadir menggantikan rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho, untuk menyampaikan opening remarks.

Prof. Samanhudi dalam sambutannya menyampaikan adanya antusiasme peserta dalam membagikan informasi dan hasil penelitian. “Semoga konferensi ini dapat memberikan informasi penting tentang ternak tropis dari sudut pandang yang berbeda”, ungkap Prof. Samanhudi.

Opening Remark oleh Prof Ahmad Yunus

Sebagai pembuka acara, Prof. Ahmad Yunus menyampaikan bahwa konferensi ini diadakan untuk mengidentifikasi ide, praktik, dan kebijakan yang membentuk konsep produksi ternak di lingkungan tropis. “Kami bertujuan untuk menyediakan platform bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi profesional di seluruh dunia untuk mempresentasikan kegiatan penelitian dan pengembangan profesional mereka pada bidang yang relevan”, tutur Prof. Ahmad Yunus.

Di sela sela general assembly, dilaksanakan pula parallel show  yang menyajikan presentasi dari peserta konferensi secara daring melalui laman https://iclite.id. Presentasi dibagi dalam 5 topik yaitu Environment effect and animal production; Conservation, maintenance, and tropical plant and animal genetic utilization; Climate change and heat stress effect to animal in tropic; Land, waste, and green energy in tropical animal production; dan Miscellaneous in tropical animal production.

Baca juga: Strategi Sektor Peternakan Menghadapi Kebutuhan Daging di Negara Tropis

Artikel-artikel yang dikirim oleh peserta akan diseleksi untuk diterbitkan pada prosiding online IOP EES yang terindeks Scopus.

RnD Exhange

RnD Exchange diselenggarakan untuk melengkapi agenda ICLiTE-1. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan diikuti oleh peserta dari industri, praktisi maupun akademisi bidang peternakan.

Pembukaan RnD Exchange oleh Ketua PB-ISPI Ir Didiek Purwanto IPU

Acara dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi 1 bertema Tantangan dan Strategi Beternak Unggas di Iklim Tropis dan sesi 2 dengan tema Industri Persusuan untuk Indonesia. Pembicara yang dihadirkanpun berasal dari berbagai latar belakang. Pada sesi pertama, hadir sebagai narasumber adalah Ir. Joko Susilo, S.Pt., IPM (Praktisi Perunggasan, Sekjen PB ISPI), Amalia Ikhwanti. S.Pt., M.Si (PT Nutricell Pacific), dan Sudarno, D.V.M., MSc., PhD (Comercial Lead PT. Cargill Indonesia). Pada sesi kedua hadir Dr. agr. Sigit Prastowo (Dosen di Universitas Sebelas Maret), Darmanto Setyawan, ST. (Head of Manufacturing PT Greenfields Indonesia), dan Dadang Suryana, S.Pt. (Farm Manager PT. Cisarua Mountain Dairy).

Ir. Didiek Purwanto, IPU. yang pada pembuka acara menyampaikan bahwa tantangan ke depan adalah bahwa masih mengalami adanya kegaduhan dalam dunia peternakan yang sangat luar biasa. “Hingga saat ini sudah banyak upaya dilakukan ternyata masih mengalami persoalan. Hari ini saya berharap, kita berbicara secara leluasa, dan sangat penting untuk mengupas apa yang harus kita lakukan”, tuturnya.

Tayangan ulang dan materi dapat dilihat pada laman https://iclite.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *